Kamis, 04 Desember 2014

Bangun Lebih Pagi, Kurangi Risiko Serangan Jantung Penulis : Unoviana Kartika | Jumat, 9 Mei 2014 | 07:09 WIB Dibaca: 18996 Komentar: 0 | Share: Shutterstock Ilustrasi TERKAIT: 7 Cara Agar Terbiasa Bangun Pagi Gampang Mengantuk pada Siang Hari Tanda Gangguan Jantung? Senyawa-senyawa Kimia Ini Buktikan Bahaya Rokok Penyakit Tak Menular Jadi Pembunuh Utama Periksakan Kondisi Jantung Sejak Muda KOMPAS.com - Serangan jantung menjadi momok karena tanpa penanganan yang cepat bisa berakibat fatal. Selain gaya hidup sehat, pada orang yang memiliki risiko penyakit jantung disarankan untuk bangun lebih pagi untuk menghindarinya serangan jantung. Menurut dokter spesialis jantung Taufik Pohan, bangun lebih pagi bisa mengurangi risiko terjadinya serangan jantung. Ini karena serangan jantung umumnya terjadi di pagi hari antara jam 3-9 pagi. "Menurut irama sirkadian tubuh, jam 3-9 pagi merupakan fase untuk mulai beraktivitas, sehingga kita seharusnya mengikuti irama tersebut, bukannya malah masih tidur," ujarnya pada media, Kamis (8/5/2014) di RS Pondok Indah Jakarta. Irama sirkadian diketahui merupakan jam biologis tubuh yang berhubungan dengan siklus hormonal. Penelitian menunjukkan, beraktivitas sesuai dengan irama sirkadian memiliki banyak manfaat, termasuk menghindari serangan jantung. Taufik menjelaskan, pada jam 3-9 pagi, hormon dalam tubuh sudah bersiap untuk menjalani aktivitas sehingga membutuhkan aliran darah yang lebih cepat. Sementara jika seseorang masih tidur pada jam ini, aliran darah masih lambat dan darah cenderung lebih kental. Akhirnya, terjadilah ketidaksamaan kebutuhan tubuh dengan kondisi tubuh. Ini kemudian yang menimbulkan masalah, misalnya darah yang kental berpotensi menyumbat pembuluh darah sehingga menyebabkan serangan jantung. "Berbeda saat bangun pagi, jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan aliran darah pun cenderung lancar dan mencegah terjadinya sumbatan," ujarnya. Di sisi lain, karena perlu bangun lebih pagi, tidur pun perlu lebih awal. Taufik menjelaskan, jam 9 malam tubuh seharusnya telah beristirahat karena sesuai dengan irama sirkadian, saat ini tubuh membutuhkan aliran darah yang lebih lambat. Lagipula tidur lebih awal bisa mencukupi kebutuhan tidur saat harus bangun lebih pagi.

0 komentar:

Posting Komentar

Pokok Bahasan

VEKTOR

Matematika

Teori

Sample Text

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Bogagus

Persib Juara

Followers

Blogger news

Blogger templates

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AH

Juara

PERSIB dan JABAR JUARA-Hidup PERSIB

Recent Posts

Text Widget